Latest News
MIMIKA BERDUKA: VEBIAN MAGAL, MANTAN DIREKTUR YPMAK, TUTUP USIA • PT.FI DORONG KESELAMATAN SEBAGAI LANDASAN UTAMA DALAM SETIAP ASPEK KEHIDUPAN • TINGKATKAN KUALITAS SDM, RPM IKUTI PELATIHAN DI KANTOR PUSAT RRI JAKARTA • HUT YPMAK KE-6: FUN RUN GANDENG RIBUAN WARGA TIMIKA JALIN KEBERSAMAAN DAN KESEHATAN • PERAYAAN NATAL HIKMAT DI GKI KANAAN: UNDERGROUND DMLZ PT FI – CREW 3 BUKAN CUMA TIM, MELAINKAN KEKELUARGA • MIMIKA BERDUKA: VEBIAN MAGAL, MANTAN DIREKTUR YPMAK, TUTUP USIA • PT.FI DORONG KESELAMATAN SEBAGAI LANDASAN UTAMA DALAM SETIAP ASPEK KEHIDUPAN • TINGKATKAN KUALITAS SDM, RPM IKUTI PELATIHAN DI KANTOR PUSAT RRI JAKARTA • HUT YPMAK KE-6: FUN RUN GANDENG RIBUAN WARGA TIMIKA JALIN KEBERSAMAAN DAN KESEHATAN • PERAYAAN NATAL HIKMAT DI GKI KANAAN: UNDERGROUND DMLZ PT FI – CREW 3 BUKAN CUMA TIM, MELAINKAN KEKELUARGA
← Back to News

YPMAK SIAPKAN MITRA PENDAMPING: MENDORONG PRESTASI MAHASISWA AMUNGME, KAMORO, DAN ANAK MUDA PAPUA

📅 December 05, 2025

YPMAK SIAPKAN MITRA PENDAMPING: MENDORONG PRESTASI MAHASISWA AMUNGME, KAMORO, DAN ANAK MUDA PAPUA
TIMIKA, RPM- Peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) selalu menjadi kunci untuk kemajuan daerah, termasuk di Tanah Papua. Untuk mewujudkannya, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, terus memperkuat program Amungme dan Kamoro Berprestasi dengan menyiapkan mitra pendamping khusus, guna memastikan prestasi peserta beasiswa terus berkembang.

Program Amungme dan Kamoro Berprestasi yang dimulai tahun 2025 telah menunjukkan hasil yang signifikan. Hingga saat ini, tercatat 68 peserta beasiswa berhasil lolos dan mendaftar di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 41 mahasiswa berasal dari suku Amungme dan Kamoro, sedangkan 27 lainnya berasal dari lima suku kekerabatan atau daerah Papua lain. Para mahasiswanya tersebar di kampus ternama seperti Universitas Negeri Cenderawasih (Jayapura), Universitas Negeri Papua (Manokwari), Universitas Negeri Udayana (Bali), Universitas Negeri Padang (Sumatera Barat), dan Universitas Negeri Samratulangi (Manado).

Wakil Pengurus YPMAK Bidang Perencanaan Program, Feri Magai Umang, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas yayasan, sehingga diperlukan pendampingan yang lebih terstruktur. “Devisi program pendidikan, kalau menangani langsung, jelas tidak memungkinkan, karena program ini mencakup aspek pembiayaan hingga pendampingan yang kompleks,” paparnya. Dalam era sekarang, YPMAK menggunakan sistem grant making atau Pemberdayaan Pihak Ketiga untuk Kegiatan (P3K), di mana pekerjaan teknis dipercayakan kepada mitra, sedangkan YPMAK berfokus pada perencanaan, monitoring, dan pengelolaan keuangan.

Pengajuan untuk menghadirkan mitra khusus untuk mendampingi 41 mahasiswa Amungme dan Kamoro telah disetujui dalam Rapat Pembina YPMAK pada Rabu (3/12). Segera setelah itu, pihak YPMAK akan membuka proses pelelangan untuk memilih mitra resmi. Sementara itu, 27 mahasiswa lainnya akan tetap berada dalam pendampingan mitra beasiswa umum yang telah berjalan selama ini.

Ke depan, YPMAK merencanakan mengembangkan program ini menjadi “Papua Berprestasi” yang bertujuan menjangkau lebih banyak anak muda Papua dari berbagai wilayah. Perluasan ini nantinya akan menjadi dasar evaluasi apakah pendampingan akan tetap ditangani satu mitra atau diperluas menjadi beberapa mitra, tergantung kebutuhan dan persebaran mahasiswa. “Untuk sementara, sesuai persetujuan, satu mitra akan menangani 41 mahasiswa yang tersebar dari Papua hingga Sumatera. Nantinya setelah berkembang menjadi Papua Berprestasi, kami akan melihat kembali,” tambah Feri.

Dengan langkah ini, YPMAK berharap kualitas pendidikan penerima beasiswa dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, diharapkan program ini mampu menciptakan generasi muda Papua yang unggul dan siap bersaing tidak hanya di level Tanah Papua, tetapi juga secara nasional.(Ind)