Latest News
HUT KE-62 GOLKAR MIMIKA, KADER DIMINTA UTAMAKAN KEPENTINGAN RAKYAT • DPMPTSP MIMIKA PERKUAT INVESTASI DAN PELAYANAN PERIZINAN • DPRK Mimika Ingatkan Pembangunan Puskesmas Jangan Tergesa-gesa • PELNI Timika Imbau Warga Pesan Tiket Nataru Sejak H-60 • 53 KASUS KUSTA BASAH TERCATAT DI MIMIKA SEPAN JANG 2026 • HUT KE-62 GOLKAR MIMIKA, KADER DIMINTA UTAMAKAN KEPENTINGAN RAKYAT • DPMPTSP MIMIKA PERKUAT INVESTASI DAN PELAYANAN PERIZINAN • DPRK Mimika Ingatkan Pembangunan Puskesmas Jangan Tergesa-gesa • PELNI Timika Imbau Warga Pesan Tiket Nataru Sejak H-60 • 53 KASUS KUSTA BASAH TERCATAT DI MIMIKA SEPAN JANG 2026
← Back to News

PEMERINTAH MIMIKA RENCANAKAN JEMBATAN GANTUNG 150 METER PENGHUBUNG MIYOKO DAN KAMPUNG KAMORA

📅 November 28, 2025 Updated: November 30, 2025

PEMERINTAH MIMIKA RENCANAKAN JEMBATAN GANTUNG 150 METER PENGHUBUNG MIYOKO DAN KAMPUNG KAMORA
TIMIKA, RPM- Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan membangun jembatan gantung penghubung Kampung Miyoko dan Kampung Kamora dengan panjang 150 meter, yang akan dikerjakan oleh PT Arphala Wiratama Consultant.

Pembangunan jembatan ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk membuka keterisolasian, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat hubungan sosial dan ekonomi antar kedua kampung.

“Akses transportasi yang baik merupakan kunci utama percepatan pembangunan di Kabupaten Mimika, terutama bagi kampung-kampung yang masih terisolasi,” ungkap Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, pada hari Jumat (28/11).

Untuk memastikan pembangunan berjalan baik, Dinas PUPR mengadakan seminar perencanaan guna memperoleh masukan teknis, kajian akademis, dan gagasan inovatif dari para ahli dan pemangku kepentingan.

“Semua itu akan menjadi landasan penting agar pembangunan jembatan ini tidak hanya kuat dan aman, tetapi juga memberi manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pelayanan publik. Namun, keberhasilan pembangunan tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan mitra pembangunan.

“Karena itu, saya mengajak kita semua untuk berpartisipasi aktif dan memberi kontribusi terbaik dalam kegiatan ini,” pungkasnya. (ind)